Silaturrahim Staff Khusus Menteri Sosial RI ke Muhammadiyah Wonocolo

Silaturrahim Staff Khusus Menteri Sosial RI ke Muhammadiyah Wonocolo

 

SURABAYA – Staff khusus Menteri Sosial Republik Indonesia berkunjung ke Pimpinan Cabang Muhammadiyah. (PCM) Wonocolo. Di sela kesibukannya mengawal dan menyalurkan bansos di Surabaya dan Sidoarjo, menyempatkan silaturrahim berbagi ilmu tentang manajemen diri. Sabtu, (16/04/2022).

Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonocolo, Nurul Huda, S.Pd menjelaskan, Masjid Fastabiqul Khairot (Faskho) merupakan satu-satunya masjid aset Muhammadiyah Wonocolo yang sudah secara legal, selain TK ABA yang dikelola oleh PC Aisyiyah Wonocolo, kami mohon doanya bisa membeli lahan lagi untuk mengembangkan dakwah Muhammadiyah di Wonocolo.

“Kita mempunyai satu ranting yaitu Pimpinan Ranting Muhammadiyah Jemur Wonosari. Sekarang dalam persiapan dua ranting antara lain ranting Sidosermo dan Bendul Merisi. Alhamdulillah kita juga mendirikan Kantor Layanan Lazismu KLL) Wonocolo untuk optimalisasi Zakat, Infaq dan Shodaqoh (ZIS). Hasil kerjasama yang baik, kita mampu membeli ambulan lazismu wonocolo. Berkah yang Allah berikan di masa pandemi selama kurang lebih lima bulan mengumpulkan donasi”, tutur Nurul Huda.

Ada lima pesan yang disampaikan Staff Khusus Menteri Sosial, Faozan Amar ,S.Ag. MM yaitu :

  1. Kebahagian bagi orang yang berpuasa adalah menjelang berbuka puasa dan ketika berjumpa Allah SWT di akhirat nanti.
  2. Perjuangan harus terus dilakukan, meskipun tantangan terus ada. Kita harus yakin bahwa kebaikan akan menang.
  3. Tetap semangat walaupun minoritas di suatu tempat, dengan tetap menjaga aset dan marwah perjuangan di Muhammadiyah.
  4. Kaderisasi penting, untuk menyiapkan para kader yang kita tempatkan di Amal Usaha Muhammadiyah.
  5. Memperjuangkan persyaratan Muhammadiyah secara totalitas baik organisasi yang dikuatkan, termasuk secara kekeluargaan.

Kalau perlu bagaimana menjaga Muhammadiyah dengan besanan sesama warga Muhammadiyah.

Lanjut Faozan menambahkan tentang bagaimana menyikapi dinamika kebangsaan antara lain :

  1. Berbagai suku, agama, bahasa, adat, budaya, kuliner, bencana adalah keanekaragaman yang Allah SWT berikan dan patut kita syukuri. Sebagai bangsa kita harus tetap menjaga supaya berjalan sesuai dengan ketentuan yang benar.
  2. Sebagai mayoritas Muslim (87%) maka keberagaman bukan menjadi masalah. Ada masalah lain sebagai tantangan bersama yang harus kita jadikan sebagai musuh bersama adalah :
Pertama, adalah masalah kemiskinan, kami selama 2 hari blusukan di Surabaya dan Sidoarjo yang mayoritas kategori miskin. Kami menyalurkan bansos kepada masyarakat yang berhak menerimanya.

Gambaran di Panti Asuhan Bayi Pimpinan Cabang Muhammadiyah Rungkut menggambarkan kemiskinan menjadikan orang berbuat kufur. Anak ditinggalkan/ditelantarkan dengan berbagai latar belakang.
Bagaimana solusi yang bisa dilakukan untuk mengentaskan kemiskinan:

  1. Menekan angka pengeluaran, misalnya sehari penghasilan Rp. 30.000, maka kalau bisa pengeluaran sebisa mungkin kurang dari itu. Berbuka puasa bersama menjadi salah satu solusi, khususnya mahasiswa soloronya, jadi masa-masa ketika masih mahasiswa. Tegasnya “Tekanan berbalik lurus dengan gaya, semakin banyak gaya semakin bayak pengeluaran”.
  2. Meningkatkan pendapatan, sebab semakin banyak sumbernya, semakin banyak pintu rizkinya. Sumbernya tidak boleh satu untuk mendapatkan tambahan penghasilan.
Kedua, masalah kebodohan, menjadi persoalan tersendiri bagi bangsa Indonesia. Khususnya terkait penerimaan bansos, bantuan dari pemerintah seringkali terkendala secara teknis dan sistem.

“Nah, bagaimana solusinya, sumber daya manusia harus berkualitas, jalannya adalah dengan terus belajar. Jangan berhenti untuk belajar mencari ilmu seluas-luasnya. Hal ini sesuai dengan perintah Allah SWT dalam Al-quran Surat Al-Mujadilah ayat 11, bagaimana Allah SWT akan mengangkat derajat bagi orang yang beriman dan menuntut”, tutupnya. (Yuda Panuluh).

0 Response to "Silaturrahim Staff Khusus Menteri Sosial RI ke Muhammadiyah Wonocolo"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel